SINERGI TEKNOLOGI INFORMASI TERHADAP PEMBERIAN BEASISWA PENDIDIKAN
A. Pendahuluan
Pendidikan merupakan keharusan setiap orang untuk mendapatkannya, pendidikan bukan hanya mencakup pembelajaran di sekolah akan tetapi pendidikan merupakan suatu kegiatan atau aktivitas yang bertujuan untuk memperoleh ilmu dan pengetahuan, baik di dalam sekolah maupun di luar sekolah. Dalam pembahasan kali ini, apa yang diharapkan dan ditujukan adalah untuk menyebarkan seluas mungkin kepada masyarakat khususnya Indonesia bahwa pendidikan merupakan suatu pondasi dasar kehidupan yang bertujuan untuk membebaskan manusia dari belenggu ketidaktahuan dan kemorosotan moral manusia.
Sebagai salah satu kebutuhan setiap manusia untuk merebut kemerdekaannya dari jerat kebodohan, pendidikan diperuntukkan untuk seluruh orang tanpa terkecuali karena itu setiap orang berhak untuk memperoleh pendidikan, baik dari kalangan bawah sampai atas. Akses pendidikan yang didapatkan pun harus benar-benar tersentuh sampai ke pelosok desa karena sejauh ini pendidikan yang berada di desa bisa dikatakan minim, entah itu dari segi pengajar, lokasi yang jauh, hingga fasilitas yang disediakan. Implikasinya pendidikan yang diperoleh hanya setengah-setengah karena apa yang mereka dapatkan dari aktivitas pendidikan tersebut tidak sesuai jika dibandingkan dengan aktivitas pendidikan yang berada di daerah yang relatif bisa dijangkau oleh pemerintah.
Jadi dalam domain pemberian beasiswa apa yang pantas Indonesia butuhkan adalah dimulai dari akses pendidikan yang harus disetarakan dengan pendidikan lainnya yang relatif mampu terpenuhi fasilitasnya. Dari sinilah beasiswa pendidikan yang didapatkan akan tepat sasaran karena layanan beasiswa yang didapatkan terspesifikasi dengan jelas dan tepat. Beasiswa bukan hanya soal pemberian biaya kepada mereka yang tidak mampu mengenyam pendidikan dengan eknonomi yang rendah akan tetapi dari segi masyarakat yang relatif belum mampu mengakses pendidikan yang layak dari segi fasilitas belajar-mengajarnya.
Dilihat dari inisiatif masyarakat terhadap pendidikan, pemerintah harus memperhatikan betul masyarakatnya yang berada jauh dari jangkauan lingkungan perkotaan. Tolak ukur inisiatif berpendidikan ini bisa dijadikan dasar pemerintah untuk memberikan beasiswa secara tepat sasaran untuk menjawab pemeretaan akses pendidikan bagi seluruh masyarakat Indonesia. Ditambah lagi kuatnya arus globalisasi yang menyebabkan persaingan semakin ketat, pemerintah seharusnya memanfaatkan itu sebagai momen pemberdayaan masyarakat yang masif. Dengan memanfaatkan teknologi, pemerintah harusnya dengan serius menggarap akses dan fasilitas pendidikan yang memadahi untuk masyarakatnya. Apa yang seharusnya tidak bisa disentuh oleh pemerintah dengan efektif dan efisien menjadikan sesuatunya bersifat praktis.
B. Isi
Melihat pendidikan sebagai proses pembentukan peradaban bangsa yang kokoh dan berkemajuan, masyarakatnya tidak boleh tidak harus diberikan hak untuk menempuh pendidikan yang memadahi karena seiring berkembangnya teknologi informasi harusnya pemerintah sebagai pengatur kebijakan memberikan akses pendidikan kepada masyarakatnya yang seluas-luasnya. Bisa jadi dengan memanfaatkan era konsumsi informasi yang masif, setiap individu atau masyarakatnya dapat menempuh pendidikan dengan mengakomodasi sistem pendidikan berbasis online, karena dilihat dari maraknya pengguna smartphone sekarang bisa jadi ini merupakan peluang besar bagi masyarakat Indonesia untuk membuat semacam pendidikan yang mampu diakses oleh seluruh kalangan. Era internet telah memasuki gelombang ketiga di mana penggunaan media sosial maupun aplikasi yang berbasis smartphone dirasa memiliki dampak signifikan terhadap akses pendidikan yang luas. Selain itu juga masyarakatnya diberikan edukasi mengenai pentingnya memanfaatkan smartphone mereka untuk mengelola maupun menggunakan akses pendidikan yang berbasis aplikasi online.
Dengan pemanfaatan pendidikan berbasis online atau smartphone, pemerintah juga akan mudah mengontrol dan mengelola kurikulum dan memantau progres pembelajaran siswa dengan baik dan teratur. Oleh karena itu sebagai akses pendidikan yang efektif dan efisien terhadap masyarakat di kalangan bawah-menengah, tujuannya agar masyarakat Indonesia setidaknya mampu memperoleh pendidikan sesuai dengan ketentuan perundang-undangan yang menyatakan bahwa semua warga negara Indonesia berhak memperoleh pendidikan. Seraya memberikan beasiswa pemerintah juga harus memberdayakan masyarakatnya yang berinisiatif untuk melanjutkan pendidikannya hingga ke jenjang yang lebih tinggi yang sifatnya berkelanjutan. Pentingnya arah pendidikan tersebut menjadikan rakyat Indonesia mampu menaggulangi berita atau informasi yang berbau hoax karena mereka yang mengenyam pendidikan mampu memilah antara berita yang kredibel dan palsu. Di mana pendidikan sebagai wadah pengembangan intelektual masyarakat yang berorientasi terhadap kemajuan dan pembangunan negara. Pemerintah melalui LPDP menyiapkan beasiswa sebesar Rp 2 triliun untuk optimalisasi pemberian beasiswa pendidikan untuk pendidikan dasar dan menengah khususnya dari kalangan yang tidak mampu. Hal ini dimanfaatkan pemerintah sebagai momen menuju Bonus Demografi. Hal ini diungkapkan oleh Presiden Jokowi pada tahun 2017. Di samping itu pemerintah juga harus memetakan pemberian beasiswa secara merata agar apa yang sudah tertuang dalam Undang-Undang dapat terealisasikan dengan baik.
Saya ambil salah satu contohnya dari momen acara Beasiswa 10000 ini. Karena sejauh saya lihat, momen ini memberikan pesan kepada masyarakat bahwa pendidikan yang diterapkan tidak harus dengan bertatap muka karena melalui media tersebut pemerintah memberikan akses pendidikan secara tidak langsung dengan mengajak masyarakatnya berinisiatif mempelajari dan berkompetisi tentang bagaimana menulis esai. Ini menjadikan masyarakatnya berantusias untuk belajar dan saling mengahargai dalam berkompetisi.
C. Penutup
Jadi beasiswa pendidikan yang bersifat memberdayakan, berkelanjutan, dan spesifik menjadi kunci keberhasilan dalam menaggulangi aspek pendidikan yang kurang memadai dari segi fasiltas maupun kemampuan ekonomi masyarakatnya. Tujuannya yaitu untuk pembangunan dan kemajuan negara. Untuk itulah pemberian beasiswa pendidikan terhadap masyarakat harus memperhatikan aspek yang jelas, terukur dan strategis serta memyesuaikan perubahan zaman.
Dipublikasikan: 10 April 2018 (Lomba Esai Beasiswa Pendidikan Apa yang Dibutuhkan Indonesia)

